sepatu kaca

bila suatu hari
derita bukan iba ceria namun cerita

berlari seperti menatap kaki sepatu dan bercelana
sore mentari menari bunga berbagi namun lelap tetap terangsang

bagiku untuk selalu menyerap lekuk semampai seirama menunjuk
itu bukan seperti meniup setengah menelan semua terbuaisesuatu

bagimu menari bagai untaian imajinasi tua bertahap dalam merengkuh
ada selalu diriku menerima temani dan uraian intan menukik dunia

lelah menguji letih bertahan seperti rentahan keramahan wahana
bila mentari bertiupan salju sejuk dalam hati

berhentilah di pertigaan dunia dan liahatlah jejak terakhir terlihat itu
di biarkan tanpa ada alunan wadah dunia tanpa tiupan nada indah

terima kasih
saja terucap

roni

Leave a Reply